Alhamdulillah


web widgets

Salam


web widgets

>>> panda love


Senin, 29 Juli 2013

Mengapa Memilih Blogger

Mengapa Memilih Blogger
di poskan kembali oleh : Mega, minggu 07/29  | Dasar-Dasar Blogger, Panduan Blogger, Pengalaman Blogging | 0 comments »

Blog, nama yang sudah tidak asing lagi di zaman internet seperti sekarang ini. Berbagai buku dan website bahkan blog yang membahas segala hal yang berhubungan dengan blog, termasuk blog saya ini Sentra Blogger.

Ada berbagai motivasi mengapa seseorang membuat blog. Mulai dari sekedar menyalurkan hobi menulis, mencurahkan isi hatinya, bersosialisasi di dunia maya, bahkan melalui hobi "ngeblog" tersebut, blog bisa dijadikan sarana untuk mencari duit secara online di internet. Yang paling lazim adalah program PPC (Pay Per Click) alias dibayar per klik untuk setiap klik iklan yang dipasang di blog kita.

Ok, mengenai program mencari duit online ini akan kita bahas kemudian. Karena ini merupakan artikel perdana dari blog ini, maka saya akan membahas mengapa dan bagaimana membuat blog dengan Blogger ini.


Blogger merupakan website yang sudah diakuisi oleh Google, sehingga untuk membuat blog dengan Blogger disarankan untuk membuat akun Gmail dulu karena dengan akun Gmail akan sangat praktis untuk mengakses berbagai fasilitas yang ditawarkan Google selain Blogger. Semua blog yang beralamat di xxx.blogspot.com dibuat dengan menggunakan akun di Blogger.com

Lantas mengapa memilih Blogger, bukan yang lain semisal Wordpress ? Baiklah, menurut penilaian saya sendiri, terlepas dari segala kelebihan yang mungkin dimiliki Wordpress, saya tetap merasa Blogger ini sangat "user friendly", mudah,praktis, tidak ribet.

Saya pernah mencoba membuat akun dan blog dengan Wordpress, tapi tidak bisa berkembang lebih lanjut, mungkin dibutuhkan pengetahuan yang lebih untuk bisa menguasai Wordpress atau memang sudah pas dan familiar dengan Blogger, sehingga enggan untuk mempelajari lebih lanjut membuat blog dengan Wordpress.

Salah satu kelebihan lain yang saya sukai dari Blogger adalah fitur lengkap yang ditawarkan, mudah untuk mengganti templatenya, dan memodifikasi tampilan dengan penambahan berbagai gadget dan aksesoris. Dan yang terpenting, semua fitur dan fasilitas yang ditawarkan Blogger bisa didapat secara gratis, bahkan kita bisa menghasilkan uang dari blog kita.




READ MORE - Mengapa Memilih Blogger

Cara Sederhana Membuat Banner Gambar Bergerak


Sobat blogger pasti sudah tidak asing lagi dengan banner gambar yang bisa bergerak otomatis yang istilah populernya dikenal dengan nama "flash banner" atau "animated banner". Membuat banner gambar bergerak (flash/animated banner) yang merupakan gabungan dari beberapa file gambar sebenarnya tidaklah susah. Yang kita butuhkan hanyalah file-file gambar yang akan kita gabung dalam banner tersebut dan situs penyedia layanan pembuatan file GIF.

Dalam contoh ini saya akan mmemakai jasa layanan pembuatan file GIF dari Picasion.com. Bagi yang ingin mencoba jasa sejenis dari situs lainnya, bisa melakukan pencarian di Google.

Berikut langkah-langkah yang dibutuhkan :
1. Siapkan dulu file-file gambar yang akan digabungkan menjadi banner gambar bergerak (flash/animated banner). File-file tersebut bisa disimpan dalam format jpg di komputer.
2. Masuk ke situs Picasion.com, dan langsung browse/upload file gambar jpg yang ingin kita gabungkan satu per satu sampai selesai.
3. Tentukan ukuran/size lebar banner yang kita inginkan, misalnya ukuran 468, 120, 160, 728, 300 dan sebagainya.
4. Pilih kecepatan/speed yang diinginkan, apakah lebih cepat, cepat, lambat, lebih lambat, atau normal.
5. Setelah itu tekan tombol "Create animation" yang artinya membuat banner bergerak/animasi tersebut.
6. Setelah selesai, akan muncul beberapa pilihan link gambar tersebut yang bisa kita pasangkan ke blog kita. Biasanya yang kita ambil adalah pilihan "HTML code for blog/website".



READ MORE - Cara Sederhana Membuat Banner Gambar Bergerak

Sabtu, 27 Juli 2013

Syarat-syarat profesi keguruan


Syarat-syarat profesi keguruan

Di Susun oleh : Mega Sirnawati MPd




National Education Association (Sucipto,kosasi,& Abimanyu,1994) menyusun sejumlah syarat atau criteria yang mesti ada dalam jabatan guru,yaitu :jabatan yang melibatkan kegiatan intelektual, jabatan yang menggelutisuatu batang tubuh ilmu yang khusus ,jabatan http://megakeempat.blogspot.com/ yang memerlukan kegiatan profisisonal yang lama,jabatan yang memerlukan latihan dalam jabatan yang bersinambungan,jabatan menjanjikan karir hidupdan keanggotaan yang permanen,jabatan yang menentukan baku sendiri,jabatan yang lebih mementingkan layanan diatas keuntungan pribadi,dan jabatan yang mempunyai organisasi profesi yang kuat dan terjalin erat.

Gambaran rinci tentang syarat-syarat jabatan guru tersebut dijelaskan sebagai berikut:

1.      Jabatan yang melikatkan kegiatan intelektual
2.      Jabatan yang menggeluti batang tubuhilmu yang khusus
3.      Jabatan yang memerlukan persiapan professional yang lama
4.      Jabatan yang memerlukan latihan dalam jabatan yang bersinambungan
5.      Jabatan yang menjanjikan karir hidup dan keanggotaan yang permanen
6.      Jabatan yang menentukan baku (standarnya) sendiri
7.      Jabatan yang lebih mementingkan layanan di atas keuntungan pribadi
8.      Jabatan yang mempunyai organisasi professional yang kuat dan terjalin erat




READ MORE - Syarat-syarat profesi keguruan

Jumat, 26 Juli 2013

Pengertian Profesi Keguruan


Pengertian Profesi Keguruan
di susun oleh : Mega Sirnawati MPd





Istilah profesi dalam kehidupan sehari-hari digunakan untuk menunjukkan tentang pekerjaan seseorang.Seseorang yang bekerja sebagai dokter,dikatakan pekerjaannya sebagai dokter dan orangyang pekerjaannya mengajar dikatakan profesinya sebagai guru.Jadi istilah profesi http://megakeempat.blogspot.com/ dalam konteks ini sama artinya dengan pekerjaan atau tugas yang dilakukan oleh seseorang http://megakeempat.blogspot.com/ dalam kehidupan sehari-hari.
Keragaman dalam memahami istilah profesi dalam kehidupan sehari-hari mengidentifikasikan perlunya suatu pengertian yang dapat menegaskan kriteria suatu pekerjaan sehingga dapat disebut sebagai suatu profesi.Artinya,tidak semua pekerjaan atau tugas yang dilakukan dapat disebut sebagai profesi.Pekerjaan-pekerjaan yang memenuhi kriteria-kriteria tertentu yang disebut sebagai suatu profesi.
Secara etimologi, istilah profesi berasal dari bahasa inggris yaitu profession atau bahasa Latin , profecus yang artinya mengakui,adanya pengakuan,menyatakan mampu,atau ahli dalam melakukan suatu pekerjaan. Sedangkan secara Terminologi,profesi berarti suatu pekerjaan yang mempersyaratkan pendidikan tinggi bagi pelakunya yang ditekankan pada pekerjaan mental yaitu adanya persyaratan pengetahuan teoritis sebagai instrument untuk melakukan pebuatan praktis,  bukan pekerjaan manual (Danin,2002)http://megakeempat.blogspot.com/. Jadi suatu profesi harus memiliki tiga pilar pokok yaitu pengetahuan,keahlian,dan persiapan akademik.
Menurut Ornstein dan Levine (1984) bahwa suatu pekerjaan atau jabatan dapat disebut profesi bila pekerjaan atau jabatan itu dilakukan dengan:
1)             Melayani masyarakat
2)             Melakukan bidang ilmu dan keterampilan
3)             Menggunakan hasil penelitian dan aplikasi dari teori kepraktik
4)             Memerlukan pelatihan khusus dengan waktu yang panjang
5)              Terkendali berdasarkan lisensi baku atau mempunyai persyaratan masuk
6)             Menerima tanggung jawab terhadap keputusan yang diambil dan tampilan untuk kerjanya berhubungan dengan layanan yang diberikan.
Menelaah pengertian profesi tersebut, dapat dipahami bahwa profesi adalah pekerjaan atau jabatan khusus yang dibutuhkan untuk melayani masyarakat.
Ciri-ciri utama susatu profesi menurut Sanusi,dkk (1991) adalah sebagai berikut:
1)       Suatu jabatan yang memiliki fungsi dan signifikansi social yang menentukan
2)        Jabatan yang menuntut keterampilan /keahlian tertentu.
3)       Keterampilan /keahlian yang dituntut jabatan itu dapat melalui pemecahan masalah dengan menggunakan teori dan metode ilmiah
4)       Jabatan itu berdasarkan pada batang tubuh disiplin ilmu yang jelas sistematis dan eksplisit,bukan habya sekedar pendapat khalayak umum.
5)       Jabatan itu memerlukan pendidikan tingkat perguruan tinggi dengan http://megakeempat.blogspot.com/ waktu yang cukup lama.
6)        Proses pendidikan untuk jabatan itu juga merupakan aplikasi dan sosialisasi nilai-nilai professional itu sendiri
7)       Berperan teguh oada kode etik yang dikontrol oleh organisasi profesi.
8)       Dalam praktiknya melayani masyarakat anggota profesi otonom dan bebas dari campur tngan orang lain
9)       Jabatan mempunyai prestisi yang tinggi yang tinggi dalam masyarakat.

READ MORE - Pengertian Profesi Keguruan

Jumat, 24 Agustus 2012

Cabang cabang Biologi

Cabang cabang Biologi
Disusun oleh : Mega Sirnawati MPd





  1. Agronomi, ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya
  2. Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh
  3. Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup.
  4. Anestesiologi, disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan anestesi.
  5. Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
  6. Arachnologi, ilmu yang mempelajari tentang laba-laba.
  7. Artrologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi)
  8. Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri
  9. Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis
  10. Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
  11. Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan
  12. Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup
  13. Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi
  14. Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu
  15. Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi
  16. Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.
  17. Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
  18. Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut
  19. Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
  20. Dermatologi, ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya
  21. Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
  22. Epidemiologi, ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit
  23. Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
  24. Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone
  25. Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga
  26. Etnobotani, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan
  27. Etnozoologi, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan
  28. Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya
  29. Eugenetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
  30. Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang
  31. Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
  32. Farmakologi,ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia
  33. Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga.
  34. filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya
  35. Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
  36. Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
  37. Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara
  38. Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus
  39. Genetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
  40. Genetika kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel
  41. Genetika molukuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel)
  42. Genetika , cabang genetika yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah populasi
  43. Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium)
  44. Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus
  45. Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal)
  46. Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya
  47. Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan
  48. Higiene, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup
  49. Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ikan
  50. Imunologi, Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh
  51. Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
  52. Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean
  53. Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa
  54. Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang molusk
  55. Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalia
  56. Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada keseluruhan produk proses enzimatik yang terjadi di dalam sel
  57. Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
  58. Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism
  59. Miologi, ilmu yang mempelajari tentang otot
  60. Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap
  61. Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organisme
  62. Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematod
  63. Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal
  64. Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem sara
  65. Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ
  66. Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
  67. Ontogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa
  68. Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung
  69. Osteologi, ilmu yang mempelajari tentang tulang
  70. Oftalmologi, ilmu yang mempelajari tentang mata ( penyakit mata )
  71. Palaentologi, Ilmu yang mempelajari tentang fosil
  72. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
  73. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
  74. Palinologi, ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen
  75. Parasitologi, ilmu yang mempelajari tentang parasit
  76. Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit
  77. Patologi anatomi, ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya
  78. Patologi Klinik, ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ atau sistem organ
  79. Pediatri, ilmu yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak
  80. Philogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup
  81. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primata
  82. Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan dari ekspresi gen di dalam sel.
  83. Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa
  84. Psikiatri, ilmu kedokteran jiwa
  85. Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan pak
  86. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-par
  87. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
  88. Reumatologi, ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi sendi, otot, dan tulang
  89. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis
  90. Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia
  91. Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel
  92. Sanitasi, ilmu yang mempelajari tentang lingkungan
  93. Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup
  94. Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi
  95. Teratologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia.
  96. Toksikologi adalah pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup.
  97. Transkriptomika, bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk transkripsi secara keseluruhan (transkriptom)
  98. Urologi, cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wan ita baik dewasa dan anak serta organ reproduksi pada pria
  99.  Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus
  100. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan
  101. Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga


READ MORE - Cabang cabang Biologi

Mengenai Saya

Foto saya
., ., Indonesia
Golongan Darah"B",Rh+, islamic, kawin

sponsor taburan bintang

”Protected

Ciyus cousor cp gyank/ love

download

pengamanan

Protected by Copyscape Online Copyright Search

negara asal Pengunjung